1-5 tahun pertama anak adalah periode emas, EMAS ! ! !
Apa itu golden age (masa keemasan) ?
Golden Age atau masa keemasan, adalah “masa-masa penting anak yang
tidak bisa diulang”. Beberapa pakar menyebutkan sedikit perbedaan
tentang rentang waktu masa golde age, yaitu 0-2 th, 0-3 th, 0-5 th atau
0-8 th, namun semuanya sepakat bahwa awal-awal tahun pertama kehidupan
anak adalah masa-masa emas mereka.Pada masa-masa ini, kemampuan otak anak untuk menyerap informasi sangat tinggi.
Apapun informasi yang diberikan akan berdampak bagi si anak di kemudian hari.
Di masa-masa inilah, peran orang tua dituntut untuk bisa mendidik dan
mengoptimalkan kecerdasan anak baik secara intelektual, emosional dan
spriritual. Usia tersebut merupakan waktu yang ideal bagi anak untuk
mempelajari berbagai macam keterampilan, membentuk kebiasaan-kebiasaan
yang akan berpengaruh pada masa-masa kehidupan selanjutnya, dan
memperoleh konsep-konsep dasar untuk memahami diri dan lingkungan
sekitar.
Agar masa keemasan ini termanfaatkan secara optimal, maka
orangtua diharapkan dapat melakukan proses pengasuhan dan pendidikan
dengan cara yang optimal pula. Selain kemampuan dan pengetahuan,
orangtua juga memerlukan media pendukung untuk membantu proses tersebut.
Berikut ini adalah tips dalam memberikan stimulasi/rangsangan anak pada masa golden age guna mengoptimalkan kecerdasan mereka:
1. Stimulasi yang Anda berikan bisa berupa pengalaman di alam terbuka.
Untuk anak-anak pengamatan mereka akan alam sangat detil. Anak-anak
biasanya akan belajar banyak dengan hanya mengamati. Orang tua bisa
bercerita tetang alam dan binatang. Jawablah pertanyaan anak dengan
bahasa mereka yang sederhana. Dan lebih banyak ajukan pertanyaan untuk
menggugah rasa ingin tahu anak.
2. Anak juga belajar dengan
mengamati dan meniru Anda. Maka sebagai orang tua Anda bisa menstimulasi
mereka dengan menjadi teladan anak. Kalau Anda senang membaca,
kemungkinan besar anak pun akan demikian.
3. Jangan berikan target,
tetapi hargailah anak atas usahanya. Kalau anak diberi standar-standar
harus bisa membaca pada usia sekian, anak harus pandai membaca, maka
anak akan mati-matian menyenangkan orang tuanya walaupun hati mereka
tidak bahagia.
4. Pujilah mereka atas usahanya. Berikan mereka
penghargaan atas usaha yang telah mereka berikan dengan hal yang
bermanfaat, misalnya dengan mengajak mereka jalan-jalan ke toko buku,
taman pintar, water boom dan lain-lain.
5. Berikan mainan yang
bermanfaat bagi perkembangan keterampilan anak seusia mereka. Berilah
mereka kasih sayang dan rasa aman sehingga mereka pun akan sanggup
memberi kasih sayang pada sesamanya. Di masa golden age, jika peran
orang tua membahagiakan dalam kehidupan mereka, memori ini akan
terkenang selamanya dan membawa pengaruh positif di kehidupan dewasa
mereka kelak.
Buku seri Halo Balita adalah salah satu media
pendukung untuk mengoptimalkan proses pendidikan dan pengasuhan pada
masa keemasan balita. Cerita-cerita pada buku ini dirancang khusus untuk
mendorong anak dalam membentuk sikap mandiri serta mengenal nilai moral
dan spiritual. Elemen-elemen pada buku ini juga dirancang untuk
membantu mengembangkan berbagai potensi balita Anda.
–Dr. Juke R. Siregar, M.Pd.–
(dalam Halo Balita-Panduan untuk Ayah dan Ibu)
Friday, September 26, 2014
Tuesday, September 16, 2014
Trik Menciptakan Pola Asuh Yang Meningkatkan Kecerdasan Anak
![]() |
| Sumber gambar: www.wolipop.com |
Berikut adalah trik menciptakan pola asuh yang dapat meningkatkan kecerdasan anak anda :
1. Lakukan eksplorasi lingkunganLingkungan dapat menjadi salah satu sarana untuk mengembangkan kemampuan anak anda salah satunya untuk mengenal alam. Dengan melakukan eksplorasi lingkungan bersama anak anda dapat membuatnya menjadi aktif dan meningkatkan rasa ingin tahu terhadap alam sekitarnya. Anda dapat membuat jadwal untuk membebaskan anak anda mengeksplorasi lingkungan seminggu satu kali misalnya di saat anda weekend. Ajaklah anak anda untuk menikmati alam sembari menggambar keindahan alam.
2. Sesuaikan dengan Minat Anak
Setiap anak memiliki minat yang berbeda sehingga untuk menggali potensi anak anda sebaiknya berikan dukungan penuh pada bidang yang memang menjadi minat anak anda. Bila anak anda memiliki keseriusan pada bidang tertentu sebaiknya anda dapat mendukung untuk berlatih dan menjadi teman yang mengasikan bagi anak anda. Seperti memasukinya pada sanggar tari dan mengajarinya beberapa gerakan tari yang menyenangkan di rumah.
3. Rajinlah membacakan buku pada anak anak
Memberikan pengetahuan melalui media seperti buku bacaan memang dinilai lebih mudah apalagi bila buku bacaannya memiliki gambar gambar yang menarik. Dengan sering dibacakan buku bacaan yang menunjang minat baca, lakukan sebelum anak anda tertidur.
4. Ajukan Pertanyaan Pada Anak
Seringlah anda mengajukan pertanyaan pada anak anda sehingga dapat memberikan penjelasan dan memancingnya untuk berargumen dan merangsang kemampuannya untuk berbicara. Anda dapat mengajaknya berdiskusi pada beberapa hal yang diminati oleh anak anda.
5. Berikan Kesempatan anak anda untuk mengambil keputusan
Dengan membiasakan anak anda untuk mengambil keputusan maka akan membuat anak anda tampil percaya diri ketika dihadapi pada beberapa hal selanjutnya, melatih anak anda untuk mengambil keputusan sehingga berpikir analitis dan mampu merangkainya.
6. Tingkatkan kesempatan untuk bersosialisasi
Semua pengalaman emosional yang didapat apalagi ketika berinteraksi dengan teman sebayanya akan membantunya dalam menjalin sel sel saraf pada otaknya sehingga berikan sosialisi yang seluas luasnya untuk mengekpresikan perasaannya, semakin baik maka akan membantunya dalam menjaga kecerdasan emosinya dalam menyampaikan rangsangan pada sel sel saraf diotak anak anda.
Hal ini menjadi salah satu acuan yang harus dilakukan oleh orang tua dalam mendidik anak sehingga menciptakan pola asuh yang baik dan benar untuk meningkatkan kemampuan kecerdasan anak. Selain itu jaga kesehatan dan cukupi kebutuhan gizi anak anda sehingga di masa perkembangan otaknya yaitu periode emas dapat memiliki kesempatan untuk belajar.
Subscribe to:
Posts (Atom)

